Kamis, 06 Desember 2012

KOLESTEROL


KOLESTEROL merupakan salah satu komponen penting struktur membran sel, otak, dan saraf. Kolesterol adalah satu dari tiga jenis lemak dasar, selain trigliserida dan fosfolipid. Lemak sangat diperlukan oleh tubuh selain karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Lemak merupakan salah satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi untuk tubuh kita.

Disamping sebagai salah satu sumber energi, lemak-khususnya kolesterol sendiri merupakan bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid. Tetapi bila kolesterol dalam tubuh berlebihan akan tertimbun di dalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan kondisi yang disebut aterosklerosis, yaitu penyempitan atau pengerasan pembuluh darah. Kondisi ini merupakan cikal bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke.

Kolesterol merupakan lemak yang tidak larut dalam darah. Karena itu, kolesterol butuh bantuan untuk dapat beredar dalam pembuluh darah. Kolesterol atau kadar lemak dalam darah umumnya berasal dari menu makanan yang dikonsumsi. Semakin banyak konsumsi makanan berlemak, semakin besar peluangnya untuk menaikkan kadar kolesterol.
 
Jangan remehkan tempe. Makanan rakyat ini merupakan sumber gizi yang baik, mudah diserap tubuh dan harganya murah. Berapa banyak sebaiknya kita makan?. Tempe yang dibuat dari kedelai lalu difermentasi memakai jamur Rhizopus oligosporus ini ternyata sudah dikenal berabad-abad lalu, terutama dalam budaya makan masyarakat Jawa. Rujukan pertama mengenai tempe ditemukan pada tahun 1875. Saat ini tempe bahkan sudah mendunia seiring dengan migrasi orang-orang Jawa ke seluruh penjuru. Khasiat tempe terhadap kesehatan sudah diketahui sejak zaman pendudukan Jepang di Indonesia. Pada saat itu para tawanan perang yang diberi makan tempe terhindar dari disentri dan busung lapar.Tempe berpotensi untuk digunakan melawan radikal bebas untuk menghambat proses pencernaan dan mencegah berbagai penyakit, menurunkan kolesterol hingga mengatasi hipertensi.

Dalam menurunkan kolesterol tempe sangat ampuh . Tempe memiliki kandungan niacin yang mampu menurunkan kolesterol. Tempe mengandung niacin 5 x lebih banyak daripada kedelai. Asam nikotinat (niasin) berfungsi menurunkan kadar kolesterol dan trigliserid plasma. Kemampuan niasin untuk mengurangi pembentukan trigliserid dalam hepar dapat disebabkan oleh penurunan konsentrasi asam lemak bebas dalam darah, dan hampir seluruh asam lemak dalam darah berasal dari jaringan lemak.

Dari yang telah dipaparkan diatas, yang jadi pertanyaan saya yaitu mengapa tempe mengandung niacin 5x lebih banyak dari pada kedelai??

2 komentar:

  1. menurut saya.karena selama proses fermentasi tempe, terdapat tendensi adanya peningkatan derajat ketidakjenuhan terhadap lemak. Dengan demikian, asam lemak tidak jenuh majemuk (polyunsaturated fatty acids, PUFA) meningkat jumlahnya. Dalam proses itu asam palmitat dan asam linoleat sedikit mengalami penurunan, sedangkan kenaikan terjadi pada asam oleat dan linolenat (asam linolenat tidak terdapat pada kedelai). Asam lemak tidak jenuh mempunyai efek penurunan terhadap kandungan kolesterol serum, sehingga dapat menetralkan efek negatif sterol di dalam tubuh.
    dari proses fermentasi itulah yang menyebabkan kadar niasin dalam tempe lebih banyak dibandingkan kedelai.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya : tempe yang mengandung niacin 5x lebih banyak dari pada kedelai karena kandungan vitamin seperti niacin pada tempe lebih tinggi.Vitamin tersebut berperan dalam menurunkan kolesterol dalam tubuh.Pertambahan zat penurun kolesterol itu terjadi saat proses fermentasi tempe.Selama proses fermentasi,terdapat tendensi peningkatan derajat ketidak jenuhan terhadap lemak.Mengakibatkan asam lemak tidak jenuh majemuk meningkatkan jumlahnya. Dalam proses itu,asam palmitat dan asam linoleat sedikit mengalami penurunan,sedangkan asam oleat dan linoleat meningkat. Asam lemak tidak jenuh mempunyai efek menurunkan kadar kolesterol serum. Dan kadar niasin pada kedelai hanya berkisar 0.58 mg.

      Hapus